Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan dalam pengelolaan dan penyebarluasan sumber informasi di perpustakaan perguruan tinggi. Perubahan tersebut ditandai dengan transformasi penerbitan bahan pustaka dari format tercetak menuju format noncetak atau digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi penerbitan bahan tercetak ke noncetak serta kontribusinya dalam mendukung akses informasi bagi sivitas akademika. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur, artikel ilmiah, buku, serta dokumen terkait transformasi digital perpustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerbitan bahan noncetak, seperti buku elektronik, jurnal elektronik, repositori institusi, dan basis data digital, mampu meningkatkan kemudahan akses informasi, memperluas jangkauan layanan perpustakaan, menghemat ruang penyimpanan, serta mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian secara lebih efektif. Namun, implementasi koleksi noncetak masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, isu hak cipta digital, keamanan data, dan rendahnya literasi digital sebagian pengguna. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang terintegrasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan koleksi noncetak dalam mendukung layanan informasi di perpustakaan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026