Profit yang tinggi akan diperoleh jika perusahaan bisa menekan sekecil mungkin pengeluaran perusahaan dan melakukan efisiensi termasuk menekan pemborosan yang ada. Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditi perkebunan yang menghasilkan minyak sawit mentah CPO yang menjadi andalan komoditi ekspor Indonesia. Faktor yang menjadi perhatian perusahaan yang harus diperbaiki saat ini adalah ketidaktepatan waktu pengiriman produk ke konsumen, hal ini disebabkan karena banyaknya pemborosan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pemborosan di sepanjang aliran pengolahan CPO serta mengurangi atau bahkan menghilangkan pemborosan melalui pendekatan konsep lean manufacturing sehingga pemenuhan order kepada konsumen dapat diterima tepat waktu. Penelitian ini menggunakan konsep lean manufacturing untuk mengeliminasi segala bentuk aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Berdasarkan hasil simulasi maka skenario perbaikan yang dipilih adalah dengan menambahkan jumlah operator pada proses pemindahan buah sawit ke tempat sortir, dari sebelumnya hanya terdapat 1 orang operator dan 1 fastrex, menjadi 2 orang operator dan 2 fastrex. Terjadi penurunan total waktu tunggu dari sebelumnya adalah 232,8063 menit, menjadi 194,5820 menit dengan peningkatan output rata-rata jumlah CPO dari 552 ton menjadi 679 ton.
Copyrights © 2026