Media Pertanian
Vol 11, No 1 (2026): Media Pertanian

Kultur In Vitro Anggrek Dendrobium bigibbum dengan Penambahan Kombinasi Ekstrak Umbi Bawang Merah dan Naphthalene Acetic Acid pada Media Vacin and Went

Adam Saepudin (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kampus 2 Jl. Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196)
Suhardjadinata Suhardjadinata (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kampus 2 Jl. Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196)
Tini Sudartini (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kampus 2 Jl. Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196)
Sabyla Aura Yupandy (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kampus 2 Jl. Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2026

Abstract

Keberhasilan pertumbuhan tanaman anggrek secara in vitro ditentukan oleh kombinasi komponen media kultur yang sesuai dan penambahan zat pengatur tumbuh, serta pemberian bahan organik yang memberi pengaruh yang baik dalam proses kultur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak umbi bawang merah yang ditambahkan pada media kultur terhadap pertumbuhan biji anggrek Dendrobium bigibbum secara in vitro. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 perlakuan dan 5 kali ulangan. Sebagai perlakuan yaitu menambahkan ekstrak bawang merah pada media kultur in vitro biji anggrek sebagai berikut : B0 = Ekstrak umbi bawang merah 0 g/L; B1 = Ekstrak umbi bawang merah 50 g/L + NAA 1,25 ppm; B2 = Ekstrak umbi bawang merah 100 g/L+ NAA 1 ppm; B3 = Ekstrak umbi bawang merah 150 g/L + NAA 0,75 ppm; B4 = Ekstrak umbi bawang merah 200 g/L + NAA 0,5 ppm; dan B5 = Ekstrak umbi bawang merah 250 g/L + NAA 0,25 ppm. Terdapat 30 unit percobaan dan setiap unit terdiri dari dua botol kultur. Kultur diinkubasi pada ruang terang dengan pencahayaan lampu TL 40 watt selama 24 jam, suhu 22°C - 25°C dan kelembaban relatif 60 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak umbi bawang merah dan hormon NAA ke media kultur VW secara signifikan memengaruhi pertumbuhan biji anggrek Dendrobium bigibbum. Media yang ditambahkan kombinasi ekstrak umbi bawang merah dengan konsentrasi 50 g/L dan hormon NAA 1,25 ppm terbukti paling efektif, menghasilkan persentase perkecambahan 77,53% pada 4 minggu setelah tanam, 10,8 fase perkembangan embrio pada 8 minggu setelah tanam, dan pertumbuhan protokorm sebesar 17,87% pada 12 minggu setelah tanam. The success of in vitro orchid seed germination is influenced by the use of the appropriate culture medium, including the addition of growth regulators and organic extracts. This research aims to determine the effective combination of concentrations of red onion bulb extract and NAA hormone on the germination of Dendrobium bigibbum. orchid seeds. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments, each repeated 5 times. Dendrobium bigibbum. orchid seeds were planted on VW (Vacin and Went) medium with the addition of a combination of red onion bulb extract and NAA hormone as follows: without treatment (A), red onion bulb extract 50 g/L + NAA 1.25 ppm (B), red onion bulb extract 100 g/L + NAA 1 ppm (C), red onion bulb extract 150 g/L + NAA 0.75 ppm (D), red onion bulb extract 200 g/L + NAA 0.5 ppm (E), red onion bulb extract 250 g/L + NAA 0.25 ppm (F). The culture was incubated in a well-lit room with 40-watt TL lamps for 24 hours, at a temperature of 22°C-25°C, and a relative humidity of 60%. The results indicated that the addition of red onion bulb extract and NAA hormone to the VW culture medium significantly affected the growth of Dendrobium bigibbum orchid seeds. The medium supplemented with a combination of red onion bulb extract at a concentration of 50 g/L and NAA hormone at 1.25 ppm proved to be the most effective, yielding a germination percentage of 77.53% at 4 weeks after planting, 10.8 embryo development phases at 8 weeks after planting, and a 17.87% growth of plantlet (Protocorm) at 12 weeks after planting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medpertanian

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Media Pertanian (e-ISSN: 2745-8946 dan p-ISSN: 2085-4226 ) adalah jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup naskah sebagai media publikasi ...