Simbol alam menjadi bagian yang terkandung pada puisi Sajak Pohon di Udara dalam menyoroti kerusakan alam yang semakin mengancam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ekokritik yang digambarkan pada puisi Sajak Pohon di Udara melalui perspektif Lawrence Buell dengan memanfaatkan pendekatan semiotika untuk mendalami makna yang terkandung pada puisi. Melalui puisi Sajak Pohon di Udara, penelitian ini menegaskan bahwa sastra dapat menjadi media yang efektif untuk menyuarakan permasalahan alam, sehingga penelitian ini diharapkan memberikan manfaat dalam mengajak dan merefleksikan peran manusia agar senantiasa menjaga kelestarian alam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini bersumber dari puisi Sajak Pohon di Udara karya Emha Ainun Nadjib. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca catat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa aspek ekokritik perspektif Buell yakni historikal elemen non manusia, legitimasi kepentingan elemen non manusia terhadap kepentingan manusia dan dinamisasi alam terkandung pada puisi Sajak Pohon di Udara, sehingga dapat dikatakan bahwa puisi ini serius dalam menyampaikan kritik ekologi.
Copyrights © 2026