Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit tersebut. Seiring perkembangan teknologi informasi, media sosial mulai dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang dinilai efektif menjangkau masyarakat secara luas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui media sosial. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi digital yang dengan memanfaat media sosial. Hasil kegiatan ini adalah adanya pemanfaatan media sosial berperan positif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, serta langkah-langkah pencegahan DBD. Selain itu, media sosial juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku pencegahan, meskipun dalam beberapa studi masih ditemukan ketidaksesuaian antara tingkat pengetahuan dan perubahan perilaku. Dengan demikian, media sosial dapat dijadikan sebagai sarana strategis dalam mendukung program promosi kesehatan dan pencegahan DBD, terutama apabila dilakukan secara berkelanjutan dan disertai dengan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami.
Copyrights © 2026