Kemiskinan di Indonesia sering dianggap sebagai masalah ekonomi yang menghambat kemajuan negara dibandingkan negara sekitar. Namun, mengatasi kemiskinan tidak hanya soal uang, tetapi juga soal kemanusiaan. Di perkembangan modern, masyarakat mengalami perubahan sosial di mana rasa ingin membantu mulai berkurang karena interaksi antar orang lebih di dorong oleh kepentingan pribadi seperti bisnis, politik, dan karier. Dengan berpartisipasi langsung dalam kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung dan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga berusaha menumbuhkan kepedulian sosial, empati, dan solidaritas mahasiswa sebagai warga negara. Untuk melaksanakannya, penulis menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), mahasiswa terlibat dalam interaksi dengan masyarakat secara langsung di lapangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bantuan sangat bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi warga. Selain itu, interaksi ini memberi mahasiswa pemahaman yang lebih baik tentang realitas sosial di lingkungan mereka, yang membantu memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.
Copyrights © 2026