Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir

Performativitas Al-Qur’an dalam Menggerakkan Praktik Sosial: Studi atas Tradisi Maaghak Suwek di Desa Pulau Birandang

Ali Akbar (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Nixson Husin (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Safira Malia Hayati (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Muhammad Raffin Althafullayya (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Maaghak Suwek di Desa Pulau Birandang sebagai manifestasi living Qur’an, dengan menekankan bagaimana Al-Qur’an berfungsi tidak hanya sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai kekuatan performatif dalam kehidupan sosial masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi dua hal utama: pertama, bagaimana proses pelaksanaan tradisi Maaghak Suwek; kedua, bagaimana pemahaman dan resepsi masyarakat terhadap praktik tersebut. Penelitian ini berangkat dari hipotesis bahwa tradisi Maaghak Suwek merupakan bentuk konkret performativitas Al-Qur’an yang berfungsi sebagai motor penggerak tindakan sosial, serta membentuk makna kolektif yang mengintegrasikan dimensi religius dan agraris dalam kehidupan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-etnografis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur’an dihadirkan secara aktif dalam ruang sosial melalui praktik arak-arakan, pembacaan shalawat, dan ritual kolektif lainnya. Dalam kerangka living Qur’an yang dikembangkan oleh Ahmad Rafiq, temuan ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an berfungsi secara performatif sebagai praktik yang “dilakukan” dalam kehidupan sosial. Analisis menggunakan perspektif Karl Mannheim memperlihatkan bahwa tradisi ini mengandung makna objektif, ekspresif, dan dokumenter yang merefleksikan sistem nilai masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tradisi Maaghak Suwek tidak hanya merepresentasikan warisan budaya, tetapi juga menjadi medium aktualisasi Al-Qur’an sebagai kekuatan sosial yang hidup, yang mampu membentuk solidaritas, memperkuat kohesi sosial, dan mengarahkan praktik kehidupan masyarakat secara kontekstual.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jsq

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal Semiotika Q Kajian Ilmu Al-Quran dan Tafsir is a biannual and peer reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of Qur’an from many different ...