Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi paradigma zero waste dalam pembentukan kesalehan ekologis siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri Mempawah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 19 siswa tunarungu dan grahita serta 7 guru yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam program lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi paradigma zero waste mendukung pembentukan kesalehan ekologis melalui pembiasaan pemilahan dan pemanfaatan kembali limbah, pengembangan keterampilan vokasional berbasis daur ulang, serta internalisasi nilai religius yang mendorong kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Pendekatan pembelajaran yang konkret, visual, demonstratif, dan repetitif membantu siswa memahami praktik pengelolaan limbah secara lebih aplikatif sesuai karakteristik kebutuhan mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa paradigma zero waste berpotensi menjadi instrumen pedagogis dalam pengembangan karakter ekologis dan kesalehan ekologis siswa berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026