Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan integrasi proses bisnis dan kinerja organisasi, namun banyak proyek yang berhasil secara operasional belum mampu menghasilkan nilai bisnis yang optimal. Penelitian ini mengusulkan pendekatan Benefit Realization Prediction dalam manajemen proyek ERP menggunakan model machine learning berbasis Extreme Gradient Boosting (XGBoost) dengan desain kuantitatif explanatory–predictive dan dataset sebanyak 300 proyek ERP. Model yang dikembangkan mengintegrasikan variabel multidimensi yang meliputi karakteristik proyek, manajemen proyek, serta kesiapan organisasi untuk memprediksi tingkat realisasi manfaat menggunakan pendekatan klasifikasi multi-kelas. Dataset dibagi menjadi 80% data pelatihan dan 20% data pengujian, di mana model dilatih untuk mempelajari hubungan kompleks antar variabel dan diuji untuk mengevaluasi kemampuan generalisasi. Proses hyperparameter tuning dilakukan untuk mengoptimalkan parameter utama seperti n_estimators, learning_rate, dan max_depth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost memiliki performa yang sangat baik dengan akurasi sebesar 91% dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0,95. Analisis feature importance menunjukkan bahwa dukungan manajemen puncak, kesiapan organisasi, pengalaman manajer proyek, intensitas pelatihan pengguna, serta kompleksitas integrasi sistem merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap realisasi manfaat. Selain itu, skenario eksperimen seperti ablation study dan early prediction menunjukkan bahwa model mampu mengidentifikasi faktor kunci serta memberikan prediksi sejak tahap awal proyek, sehingga berpotensi sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam manajemen proyek ERP yang lebih proaktif dan berbasis nilai.
Copyrights © 2026