Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup. Kurangnya pengetahuan mengenai penanganan nonfarmakologis menyebabkan banyak remaja memilih menggunakan obat pereda nyeri atau membiarkan keluhan berlangsung tanpa penanganan yang tepat. Edukasi kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai cara mengatasi nyeri menstruasi secara aman dan efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai manfaat kompres hangat sebagai terapi nonfarmakologis dismenore. Kegiatan dilaksanakan di SMA Sehati Karawang pada Juni 2025 dengan melibatkan 30 remaja putri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan kompres hangat, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Sebelum intervensi, sebanyak 26,7% peserta memiliki pengetahuan kurang dan 73,3% memiliki pengetahuan cukup. Setelah edukasi, sebanyak 93,3% peserta memiliki pengetahuan baik. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai manfaat kompres hangat efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore secara nonfarmakologis. Program ini berkontribusi dalam promosi kesehatan reproduksi dan mendorong penerapan perawatan mandiri yang aman selama menstruasi.
Copyrights © 2025