Fenomena pemasaran digital sering kali memunculkan ketimpangan antara popularitas dan keuntungan riil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak promosi Instagram dan TikTok terhadap volume penjualan dan profitabilitas UMKM fashion muslim di Kabupaten Kuantan Singingi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sensus terhadap 10 responden pelaku usaha. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan temuan kontras: promosi TikTok berdampak sangat kuat terhadap peningkatan volume penjualan (r = 0,96) namun berkorelasi negatif terhadap profitabilitas (r = -0,54). Sebaliknya, promosi Instagram tidak berdampak signifikan pada volume penjualan (r = -0,11) namun berdampak positif sangat kuat terhadap profitabilitas (r = 0,95). Disimpulkan bahwa terdapat spesialisasi peran platform, di mana TikTok efektif sebagai pendorong omzet (volume driver) sedangkan Instagram efektif sebagai penjaga margin keuntungan (profit guardian).
Copyrights © 2026