Secara historis kebanyakan praktek masyarakat madura yang diketahui dengan kepribadian religius serta kuatnya pengaruh pesantren, wakaf mempunyai posisi yang sangat strategis, hendak namun pengelolaan wakaf belum produktif sehingga pemanfaatannya belum efisien ataupun tidak tumbuh. Riset ini memakai pendekatan kualitatif dengan tata cara riset permasalahan buat mengkaji fenomena transformasi wakaf tradisional jadi wakaf produktif di daerah Madura. Hasil riset ini menampilkan aplikasi wakaf di daerah Madura masih didominasi oleh pola tradisional yang bertabiat konsumtif serta berorientasi pada kepentingan ibadah. Tidak hanya itu menegaskan berartinya penguatan literasi wakaf produktif serta profesionalisasi nazhir selaku langkah dini transformasi. Serta pula membutuhkan kedudukan aktif pemerintah serta lembaga terpaut dalam sediakan pelatihan, pendampingan, dan penguatan sistem pengelolaan wakaf.
Copyrights © 2026