Penelitian ini menganalisis tentang fenomena hiperrealitas pada platform Instagram terhadap keautentikan gaya hidup mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ( UNTIRTA ) dengan menggunakan teori hiperrealitas Jean Baudrillard, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana fitur-fitur Instagram memfasilitasi konstruksi identitas simulasi, mengeksplorasi pergeseran dari realitas autentik ke hiperrealitas, serta memahami dampak sosiologis. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk menemukan makna dan pengalaman, diterapkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan strategi kurasi konten, filter, dan narasi untuk membentuk citra ideal yang lebih menarik daripada kehidupan nyata, memicu perbandingan sosial, tekanan psikologis dan ketidakselarasan identitas. Pergeseran ini diperkuat oleh interaksi pada fitur Instagram yang memediasi konstruksi identitas, mengonfirmasi dominasi simulacra dalam dunia digital. Penelitian ini menekankan perlunya literasi digital kritis untuk mendukung keautentikan identitas dan kesejahteraan para mahasiswa
Copyrights © 2026