Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan berbasis permainan (Game Based Approach) terhadap keterampilan dasar gerak lokomotor lari (Shuttle Run) pada siswa kelas III di SD Inpres Batua II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen tipe one group pretest posttest. Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa kelas III yang diberikan perlakuan berupa latihan (Shuttle Run) melalui pendekatan berbasis permaianan (Game Based Approach) selama beberapa pertemuan. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan gerak lokomotor lari yang dilaksanakan sebelum perlakuan pretest dan sesudah perlakuan posttest. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil ini penelitian menunjukkan adanya peningkatam nilai rata-rata keterampilan gerak lokomotor siswa dari 64,20 pada pretest menjadi 80,50 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterimah. Hal ini membuktikan bahwa metode latihan berbasis permainan berpengaruh signifikan tehadap peningkatan keterampilan gerak lokomotor lari (Shuttle Run) siswa
Copyrights © 2026