Buletin Keslingmas
Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017

HUBUNGAN LAMA MEROKOK, LAMA BERTUGAS DAN ARUS LALU LINTAS KENDARAAN DENGAN KADAR TIMBAL (Pb) DALAM RAMBUT POLISI LALU LINTAS DI KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2016

Dyah Wulandari (Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang)
Sugeng Abdullah (Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2017

Abstract

Latar belakang cemaran timbal (Pb) di lingkungan merupakan hasil pembakaran Pb-alkali pada bahanbakar kendaraan bermotor yang dapat terhirup oleh manusia. Kebiasaan merokok juga diketahui meningkatkankadar timbal (Pb) dalam tubuh. Polisi lalu lintas yang bertugas di jalan raya akan selalu terpapar oleh timbal (Pb)yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama merokok,lama bertugas dan arus lalu lintas kendaraan dengan kadar timbal (Pb) dalam rambut polisi lalu lintas. Metodepenelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di 5pos jaga lantas di Kabupaten Magelang. Sampel rambut polisi diperiksa di laboratorium. Hasil penelitianmenunjukkan rerata kadar timbal (Pb) dalam rambut 6,02 ppm. Hasil analisis uji korelasi Simple Regressionmenunjukkan variabel yang berhubungan adalah lama merokok (R 0,504;p 0,047) dan arus lalu lintas kendaraan(R 0,661;p 0,019) sedangkan lama bertugas tidak berhubungan dengan kadar timbal (Pb) dalam rambut. AnalisisUji Regressi Linier Ganda menunjukkan tidak terdapat hubungan antara ketiga variabel independen dengan kadartimbal (Pb). Simpulan, tidak ada hubungan antara lama merokok, lama bertugas dan arus lalu lintas dengan kadartimbal (Pb) dalam rambut Polisi Lalu Lintas.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

keslingmas

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Public Health

Description

Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan. ...