Penelitian ini mengeksplorasi motif dan warna ecoprint hasil teknik pounding oleh siswa kelas II SD Negeri Kauman serta menilai efektivitasnya dalam pembelajaran seni rupa. Teknik pounding dilakukan dengan memukul daun atau bunga pada kain untuk mentransfer pigmen alami, menghasilkan pola organik yang edukatif dan ramah lingkungan. Metode penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan 29 siswa dan 1 guru, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa variasi motif dan warna dipengaruhi jenis tumbuhan, kekuatan pukulan, dan penataan elemen. Warna yang dihasilkan—seperti hijau, coklat, dan ungu—berasal dari klorofil, tanin, dan antosianin. Kegiatan ini mendukung perkembangan kognitif, psikomotorik, dan afektif siswa serta dinilai efektif dalam mengintegrasikan seni, sains, dan nilai karakter. Disarankan agar ecoprint teknik pounding diterapkan rutin dalam pembelajaran seni rupa di sekolah dasar
Copyrights © 2026