Latar belakang yang mendorong penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan edukasi literasi baca tulis siswa kelas 3 SD Negeri Gebangan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Hasil praobservasi menunjukkan dari 33 siswa terdapat 11 siswa yang belum mampu membaca dan menulis, 10 siswa berada pada kategori sedang, dan 12 siswa telah lancar membaca dan menulis.Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi siswa, kurangnya minat terhadap kegiatan baca tulis, dan keterbatasan fasilitas pendukung di SD Negeri Gebangan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan mengambil data sesuai fakta. Data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data kepala sekolah, wali kelas 3, serta siswa kelas 3 SD Negeri Gebangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan edukasi literasi telah berjalan dengan baik melalui kegiatan membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran secara mandiri, menuliskan cerita serta latihan menulis ringkasan bacaan. Guru sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator sangat berpengaruh terhadap keberhasilan edukasi literasi. Kendala yang dihadapi seperti kurangnya variasi bahan bacaan, kurangnya keterlibatan orang tua, dan sarana prasarana yang belum memadai.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disimpulkan adalah perlunya guru mengembangkan strategi pembelajaran literasi yang lebih kreatif dan menyenangkan, peningkatan ketersediaan fasilitas pendukung literasi di sekolah, serta penguatan kerja sama dengan orang tua untuk membiasakan aktivitas membaca dan menulis di rumah sehingga budaya literasi dapat terbentuk secara berkelanjutan
Copyrights © 2026