Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh e-procurement, sistem pengendalian internal dan kompetensi SDM terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survei dimana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengolahan data melalui uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji multikolonearitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda, uji f, uji t, dan koefisien determinasi . Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa e-procurement berpengaruh positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa, di lihat dari analisis t hitung3,801 > t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Sistem pengendalian internal berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa di lihat dari hasil analisis t hitung 1,797 < t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,079 > 0,05. Kompetensi SDM berpengaruh positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa, di lihat dari analisis t hitung 8,526 > t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Dengan demikian dikatakan bahwa Ha diterima atau berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak instansi untuk meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa.
Copyrights © 2026