Policy Paper ini menyajikan analisis komprehensif mengenai isu strategis yang dihadapi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana di Indonesia dan mengusulkan pemanfaatan media sosial sebagai solusi transformatif dalam upaya peningkatan kesertaan KB Pascapersalinan (KBPP) di Indonesia. Policy Paper ini mengidentifikasi kurangnya pemanfaatan teknologi informasi terutama media sosial sebagai masalah prioritas utama, Target indikator kinerja persentase pelayanan KB Pascapersalinan pada tahun 2025 adalah sebesar 57 persen dengan realisasi sebesar 44,8% persen. Realisasi ini diperoleh berdasarkan data cakupan pelayanan KBPP dari SIGA 2025 dan data perkiraan melahirkan tahun 2025 berdasarkan hasil perhitungan Pemutakhiran Pendataan Keluarga tahun 2025. Kendala utama meliputi persepsi negatif terhadap KBPP yang dipengaruhi norma budaya, nilai agama, dan stigma sosial, serta mitos yang berkembang di masyarakat. Media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk menjangkau pasangan usia subur, ibu hamil, dan ibu Pascapersalinan secara masif dan langsung.
Copyrights © 2026