Salah satu tolak ukur keberhasilan otonomi daerah dapat dilihat dari kemampuan keuangan daerah. Sehingga dapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bangaimana pelaksanaan otonomi daerah serta ketergantungan keuangan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sebagai di Kabupaten-Kota Regional Kalimantan tahun 2014-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian analisis rasio kemandirian, rasio otonomi fiscal, rasio indeks kemampuan rutin dan rasio ketergantungan. Dengan menggunakan data sekunder berupa laporan realisasi anggaran yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yang di publish dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2021 meliputi 56 Kabupaten-Kota di Regional Kalimantan. Hasil analisis Rasio Kemandirian di Kabupaten-Kota Regional Kalimantan dari tahun 2014-2021 secara keseluruhan dinyatakan rendah atau belum mandiri. Rasio Otonomi Fiskal di nyatakan rendah. Rasio Indeks Kemampuan Rutin juga masih dikatakan rendah. Sedangkan untuk Rasio Ketergantungan di nyatakan tinggi.
Copyrights © 2026