Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman peserta didik, sebab saat peserta didik diminta menjawab pertanyaan, peserta didik kembali membaca teks, tidak dapat menjawab tanpa melihat teks suatu cerita. Sehingga berdampak pada hasil belajar di SD N 49 Payakumbuh tahun ajaran 2023/2024. Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman menggunakan Strategi Pembelajaran Direct Reading Thinking Activity dan tanpa menggunakan Strategi Pembelajaran Direct Reading Thinking Activity. Teknik pengumpulan data digunakan dengan cara observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 26. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS versi 28diperoleh α dalam dua sisi (2-tailed) sebesar = ,001 dengan dasar pengambilan keputusan apabila sig α0,04 dan T hitungT tabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Maka diambil kesimpulan (0,0010,04) bahwa hasil belajar peserta didik mengggunakan strategi pembelajaran direct reading thinking activity lebih tinggi dari pada hasil belajar peserta didik yang tidak menggunakan strategi pembelajaran direct reading thinking activity (konvensional).Kata kunci: Penerapan, Strategi Direct Reading Thinking Activity, Keterampilan Membaca Pemahaman
Copyrights © 2025