Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik kelas IV SD N 09 Belakang Balok Bukittinggi yang cenderung pasif, bekerja sendiri, dan menunjukkan kurangnya kolaborasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis Team Games Tournament (TGT) pada keterampilan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan kolaborasi peserta didik antara kelompok yang menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis TGT dan kelompok yang menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis Everyone Is A Teacher Here. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD N 09 Belakang Balok Bukittinggi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Kelas IV A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan Kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, uji angket, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t-Test) dengan bantuan SPSS26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kolaborasi peserta didik pada kelas eksperimen (TGT) berada pada kategori lebih baik dengan nilai rata-rata uji angket sebesar 92,75, sementara kelas kontrol (Everyone Is A Teacher Here) berada pada kategori lebih rendah dengan rata-rata 77,7. Berdasarkan uji t-Test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,0001 0,05. Dengan demikian, H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan, menunjukkan bahwa penerapan strategi Joyfull Learning berbasis TGT lebih baik dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik dibandingkan strategi Joyfull Learning berbasis Everyone Is A Teachear Here.
Copyrights © 2025