The calculation of reinforcement bar volume is a crucial stage in construction planning that directly affects the accuracy of cost estimation and the smooth procurement of materials. This community service aims to compare the accuracy level and efficiency of rebar volume calculations for column and beam structures on the 4th floor of Project X. The comparison was conducted between conventional methods based on Microsoft Excel software and the use of specialist software Cubicost Take-off Rebar (TRB). This rebar calculation reviews and quantitatively analyzes structural working drawings. The conventional method was implemented based on national standards SNI 2052:2024 and SNI 2847:2019, while Cubicost TRB adopts a Building Information Modeling (BIM) approach. The comparison results show a relatively small difference in total volume, namely 1.33% for column reinforcement and 0.91% for beam reinforcement, with TRB producing slightly larger volumes. Significant differences, reaching 2.02% to 2.13%, were detected in small diameters (D10 and D13), while large diameters showed differences below 1%. The conventional method proved to be flexible, providing detailed calculation control, but requiring longer time and less flexibility when design revisions occur. Cubicost TRB excels in speed, 3D visualization, and good data integration, especially for large-scale projects. Based on the calculation review results, the use of a combination of both methods is recommended as an optimization strategy to achieve more accurate, efficient, and verified rebar volume calculation results. Perhitungan volume besi tulangan merupakan tahapan krusial dalam perencanaan konstruksi yang secara langsung mempengaruhi akurasi estimasi biaya dan kelancaran pengadaan material. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membandingkan tingkat akurasi dan efisiensi perhitungan volume besi tulangan untuk struktur kolom dan balok pada lantai 4 Proyek X. Perbandingan dilakukan antara metode konvensional berbasis perangkat lunak Microsoft Excel dengan pemanfaatan perangkat lunak spesialis Cubicost Take-off Rebar (TRB). Perhitungan besi tulangan ini meninjau dan menganalisis secara kuantitatif gambar kerja struktural. Metode konvensional dilaksanakan berdasarkan standar nasional SNI 2052:2024 dan SNI 2847:2019, sedangkan Cubicost TRB mengadopsi pendekatan Building Information Modeling (BIM). Hasil perbandingan menunjukkan perbedaan volume total yang relatif kecil, yaitu 1,33% untuk tulangan kolom dan 0,91% untuk tulangan balok, dengan TRB menghasilkan volume yang sedikit lebih besar. Perbedaan signifikan, mencapai 2,02% hingga 2,13%, terdeteksi pada diameter kecil (D10 dan D13), sementara diameter besar menunjukkan perbedaan di bawah 1%. Metode konvensional terbukti fleksibel, memberikan kontrol perhitungan yang detail, namun membutuhkan waktu yang lebih lama serta kurang fleksibel saat terjadi revisi desain. Cubicost TRB unggul dalam kecepatan, visualisasi dalam bentuk 3D dan integrasi data yang baik terutama untuk proyek berskala besar . Berdasarkan hasil peninjauan perhitungan, direkomendasikan penggunaan kombinasi kedua metode sebagai strategi optimalisasi untuk mencapai hasil perhitungan volume besi tulangan yang lebih akurat, efisien, dan terverifikasi.
Copyrights © 2026