Permasalahan sampah di kawasan wisata pesisir merupakan isu lingkungan yang mendesak seiring meningkatnya kunjungan wisatawan. Pantai Cemara Sewu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menghadapi tekanan ganda dari timbulan sampah aktivitas wisata dan marine debris yang terbawa arus laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dusun Grogol VII dalam mengelola sampah berbasis pendekatan ekonomi sirkular dan teknologi lubang biopori. Program dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD), penyampaian materi edukasi pengelolaan sampah terpilah dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta praktik lapangan pembuatan lubang biopori. Kegiatan melibatkan 131 anggota Pokdarwis dan perwakilan 20 pedagang di kawasan pantai. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep ekonomi sirkular, terbentuknya komitmen pemilahan sampah dua jenis (organik dan anorganik) di setiap lapak pedagang, serta keberhasilan praktik pembuatan lubang biopori sebagai solusi pengomposan sampah organik secara in situ. Program ini diharapkan berkontribusi pada pengurangan beban pembuangan akhir sekaligus meningkatkan daya tarik Pantai Cemara Sewu sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026