Emas merupakan instrumen investasi dan lindung nilai yang populer di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD/IDR), inflasi, dan harga emas global terhadap harga emas di Indonesia secara triwulanan selama periode 2015–2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder dari PT ANTAM Tbk, Bank Indonesia, dan LBMA, penelitian ini menerapkan analisis regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar USD/IDR dan harga emas global berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga emas domestik, sementara inflasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Koefisien determinasi (adjusted R²) sebesar 99,8% mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan hampir seluruh variasi harga emas di Indonesia. Temuan ini mengonfirmasi teori purchasing power parity dan law of one price, namun memberikan bukti terbatas mengenai fungsi emas sebagai inflation hedge dalam jangka pendek.
Copyrights © 2026