Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Juni)

Representasi Latar Venesia dan Konstruksi Tokoh Peter Dedalus dalam Novel Ulysses Moore: Pulau Topeng Karya Pierdomenico Baccalario

Salma Zahra (Universitas Terbuka)



Article Info

Publish Date
12 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi latar dan konstruksi tokoh sebagai sistem tanda yang saling membentuk makna, khususnya dalam novel yang sarat akan simbolisme seperti novel Ulysses Moore Pulau Topeng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Barthes. Analisis dilakukan melalui tiga lapis pemaknaan, yaitu makna denotatif (tingkat pertama), makna konotatif (tingkat kedua), dan mitos (tingkat ketiga). Makna denotatif dan konotatif dikaji menggunakan kerangka Elemen-Elemen Semiologi, 2012. Sementara itu, mitos dikaji menggunakan kerangka Mythologies, 1972. Pengumpulan data berupa narasi dan dialog yang relevan dengan fokus penellitian dilakukan melalui studi pustaka dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar Venesia terkonstruksi sebagai sistem tanda kekuasaan yang melanggengkan hegemoni pengetahuan dan wacana melalui elemen-elemen seperti jalan-jalan sempit seperti labirin, budaya topeng, serta larangan Dewan Sepuluh terhadap sihir, penjualan jimat hingga percetakan buku. Sementara itu, Peter Dedalus terkonstruksi sebagai arketipe intelektual yang jatuh dan menebus kesalahannya melalui tanda-tanda rahasia mulai dari penggunaan nama palsu, sistem komunikasi tersembunyi, hingga tindakan impulsif yang justru memvalidasi kelemahan permanennya. Latar dan tokoh saling mengkonstruksi membangun satu sistem tanda terpadu yang mengasilkan mitos dominan dimana pengetahuan dalam sistem yang otoriter akan selalu ditemukan, dikejar, dan siapapun yang membawanya akan selalu memikul konsekuensi. Dengan demikian, analisis semiotika terhadap karya sastra khususnya novel bergenre petualangan akan lebih produktif apabila tidak terbatas pada identifikasi tanda secara individual, melainkan menelusuri bagaimana tanda-tanda tersebut saling mengkonstruksi makna melalui interaksi antara elemen-elemen naratif yang mencakupnya. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jishum

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social ...