Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bagi anak tunagrahita memerlukan kesiapan pembelajaran yang dilakukan secara terstruktur dan terencana supaya sesuai rencana pembelajaran dengan menyesuaikan kebutuhan siswa yang berpikir abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan manajemen penerapan media visual pada Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk siswa tunagrahita di SLB N Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah, dan siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penerapan media visual meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan media sesuai materi dan kebutuhan siswa. Pada tahap pengorganisasian, guru mengatur kegiatan pembelajaran dan kondisi kelas. Pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan media visual seperti gambar dan video agar siswa lebih mudah memahami materi. Sementara itu, pengawasan dilakukan dengan memantau respon dan pemahaman siswa selama pembelajaran berlangsung. Penggunaan media yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan pemahaman siswa tunagrahita dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026