Merawat tanaman dalam pot di lingkungan perkotaan Samarinda membutuhkan perhatian khusus terhadap kebutuhan air, mengingat karakteristik media tanam yang mengalami perubahan kelembapan lebih cepat daripada lahan terbuka. Kelembapan tanah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan tanaman mengalami stres air, baik karena kekurangan maupun kelebihan air, yang memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem monitoring kelembaban tanah pada tanaman stroberi dan lidah buaya dalam pot berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan platform ThingSpeak. Sistem mencakup dua sensor soil moisture YL-69 untuk mendeteksi kondisi kelembapan tanah, dengan nilai kelembaban ditampilkan secara real-time pada layar OLED 0,96 inci dan dikirimkan ke platform ThingSpeak melalui koneksi WiFi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata tingkat kesalahan sensor sebesar 1,9%, yang masih di bawah ambang toleransi 5% untuk sistem monitoring berbasis sensor analog. Latensi pengiriman data rata-rata berkisar antara 1,1 hingga 1,6 detik, yang masih dalam batas normal untuk sistem monitoring IoT.
Copyrights © 2026