Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena celebrity politician dalam politik Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), khususnya terkait pembentukan elektabilitas pejabat publik di era demokrasi digital. Transformasi komunikasi politik yang dipengaruhi oleh mediatisasi politik dan perkembangan media sosial telah mendorong perubahan pola legitimasi politik dari berbasis kapasitas substantif menuju politik berbasis citra, popularitas, dan visibilitas media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode SLR terhadap berbagai artikel ilmiah yang membahas celebrity politics, komunikasi politik digital, personal branding, dan perilaku pemilih dalam konteks politik Indonesia. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahapan PRISMA yang meliputi identification, screening, eligibility, dan included. Hasil penelitian menunjukkan bahwa popularitas media, personal branding, dan emotional engagement menjadi faktor dominan dalam meningkatkan elektabilitas celebrity politician. Media sosial berperan penting dalam membentuk political image dan legitimasi politik melalui praktik pencitraan, viralitas, serta konstruksi simbolik di ruang digital. Namun demikian, dominasi politik pencitraan juga berpotensi mendorong pragmatisme politik dan melemahkan kualitas demokrasi substantif karena perilaku pemilih semakin dipengaruhi oleh popularitas dibandingkan evaluasi rasional terhadap kapasitas politik kandidat.
Copyrights © 2026