Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep aqidah dan iman dalam Kitab Hilyatul Anam wa ‘Aqaidul Imam karya Hasan bin Abi Bakar Ba’asyib yang dicetak di Palembang pada tahun 1348 H melalui pendekatan filologi dengan metode deskriptif-analitis. Data primer berupa naskah berbahasa Arab Melayu (Jawi) dianalisis melalui tahapan identifikasi, transliterasi, dan analisis isi untuk mengungkap struktur, sistematika, serta kandungan teologisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab ini memuat pembahasan aqidah secara sistematis berdasarkan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, meliputi definisi iman, rukun iman, hukum aqli (wajib, mustahil, dan jaiz), sifat dua puluh bagi Allah dan sifat-sifat Rasul, serta integrasi antara tauhid dan praktik ibadah seperti shalat, wudu, dan mandi wajib. Penyajian materi yang ringkas dan terstruktur menunjukkan fungsi pedagogis kitab sebagai media transmisi ilmu tauhid bagi masyarakat Melayu Palembang, sekaligus merepresentasikan dinamika intelektual Islam lokal pada awal abad ke-20. kitab ini tidak hanya berfungsi sebagai teks teologis, tetapi juga sebagai dokumen penting dalam sejarah pendidikan dan perkembangan pemikiran Islam di Nusantara.
Copyrights © 2026