Abstrak. Remaja korban perundungan membutuhkan resiliensi sebagai salah satu cara agar dapat bertahan ketika menjalani kehidupan yang sulit. Salah satu faktor yang mendukung munculnya resiliensi tersebut adalah forgiveness. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara forgiveness dengan resiliensi pada remaja korban perundungan. Terdapat 268 remaja Pekanbaru yang berusia 14-24 tahun yang melakukan pengisian kuesioner. Namun, hanya 106 remaja yang dapat dijadikan subjek dalam penelitian ini setelah melakukan proses screening bullying. Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan hubungan yang siginifikan antara forgiveness dengan resiliensi pada remaja korban perundungan. Sumbangan efektif forgiveness terhadap resiliensi sebesar 20,4%. Selain itu forgiveness dan resiliensi rata-rata remaja korban perundungan berada pada kategori sedang, artinya sebagian remaja korban perundungan memiliki mental yang cukup stabil, serta memaafkan si pelaku dan tidak adanya keinginan ingin balas dendam terhadap pelaku.
Copyrights © 2026