Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran deep learning pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui implementasi model Project-Based Learning (PjBL) di SMA Negeri Kota Medan. Pembelajaran PJOK di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan tradisional yang berfokus pada keterampilan motorik sederhana, sementara tuntutan kurikulum modern menekankan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan pemahaman mendalam. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan sampel 60 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran PjBL terintegrasi deep learning, sementara kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes HOTS PJOK, lembar observasi aktivitas belajar, dan angket keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dengan nilai N-Gain 0,72 (kategori tinggi), dibandingkan kelas kontrol dengan N-Gain 0,31 (kategori sedang). Analisis statistik menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p kurang dari 0,05), yang membuktikan bahwa integrasi PjBL berdampak signifikan terhadap optimalisasi deep learning dalam pembelajaran PJOK. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran PJOK yang lebih bermakna dan kontekstual di era Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026