Penelitian ini menginterprestasikan gaya bahasa satire pada lirik lagu “Tidak Diberi Tulang” karya Kuburan Band. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sastra untuk menganalisis bahasa, simbolisme, dan tema yang terkandung dalam lagu tersebut sebagai bentuk kritik sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat dan juga menggunakan pendekatan semantik kognitif digunakan untuk mengungkapkan makna yang tersembunyi/implisit di balik penggunaan kata dan frasa dalam lirik lagu sebagai wadah kritik sosial di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih yang pertama dimulai dengan penerapan teknik dasar bagi unsur langsung dan dilanjutkan dengan Teknik lanjutan berupa teknik perluas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kata dan frasa yang mengandung majas satire. Pendekatan semantik kognitif difungsikan untuk membantu menampakkan kognisi grup musik Kuburan Band yang kritis dan memiliki gaya tersendiri. Gaya Bahasa satire yang digunakan oleh Kuburan Band berfungsi untuk sarana kritik sosial yang ditujukkan kepada orang orang yang tidak tulus, munafik dan opportunis terhadap suatu hal. Gaya Bahasa ini disajikan secara komunikatif dan menawan dalam karya musik.
Copyrights © 2026