Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi promosi dan pemasaran perpustakaan yang diterapkan di MA Plus Hasanah Keterampilan Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan sebanyak tiga kali dengan satu narasumber utama, yaitu pengelola perpustakaan yang disebut Ibu R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan memanfaatkan media majalah dinding (mading) dan media sosial sebagai sarana utama promosi. Keterlibatan guru dalam promosi terlihat dari aktivitas peminjaman buku, sementara keterlibatan siswa masih sangat terbatas. Strategi yang digunakan tergolong sederhana dan bersifat informatif satu arah, namun memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pendekatan promosi digital dan kolaboratif ke depan.
Copyrights © 2026