Kemampuan literasi sains murid pada materi perubahan lingkungan masih belum berkembang secara optimal akibat proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan murid secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains murid kelas V pada materi perubahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis nonequivalent control group design. Penelitian melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Problem Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest berupa soal pilihan ganda yang mengacu pada indikator literasi sains. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 89 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 79. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 69,03% dengan kategori cukup efektif. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga terdapat pengaruh signifikan model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains murid.
Copyrights © 2026