Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak disrupsi digital terhadap keberlangsungan ekonomi usaha percetakan serta mengkaji strategi adaptasi yang dilakukan dalam perspektif Islamic entrepreneurship. Objek penelitian adalah Roman Grafika, sebuah usaha percetakan lokal yang telah beroperasi sejak tahun 2000 dan masih bertahan di tengah perkembangan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disrupsi digital berdampak pada penurunan permintaan produk cetak konvensional serta perubahan perilaku konsumen menuju layanan digital yang lebih praktis dan efisien. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Roman Grafika menerapkan strategi adaptasi berupa kombinasi sistem konvensional dan digital (hybrid), pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan hubungan dengan pelanggan. Selain itu, penerapan nilai-nilai Islamic entrepreneurship seperti amanah, kejujuran, keadilan, dan ikhtiar menjadi landasan penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adaptasi usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknologi, tetapi juga oleh integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026