Analisis kompleks merupakan mata kuliah yang memiliki tingkat abstraksi tinggi sehingga sering menimbulkan kesulitan pemahaman konsep bagi mahasiswa pendidikan matematika. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan perangkat lunak matematis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan software matematis dalam pembelajaran analisis kompleks, menganalisis pengaruhnya terhadap pemahaman konsep mahasiswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek mahasiswa Pendidikan Matematika yang menempuh mata kuliah Analisis Kompleks. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket persepsi mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan software matematis, seperti GeoGebra dan MATLAB, memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep mahasiswa, terutama dalam visualisasi pemetaan fungsi kompleks. Mahasiswa menilai software membantu mengaitkan konsep abstrak dengan representasi visual. Namun demikian, masih ditemukan kendala teknis dan kecenderungan ketergantungan pada visualisasi tanpa verifikasi analitis. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dosen dan perencanaan pembelajaran yang terintegrasi agar pemanfaatan software matematis lebih optimal.
Copyrights © 2026