Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan teknologi tepat guna yang dapat mendukung konservasi air sekaligus pengelolaan sampah organik rumah tangga. Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 30 Juli–6 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi air, mengurangi potensi genangan, dan menyediakan media pengolahan sampah organik berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, pembuatan biopori, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 12 mahasiswa KKN, 3 perangkat kelurahan, dan 35 warga dari beberapa RT di Kelurahan Keteguhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 100 titik lubang resapan biopori berhasil dibuat di area permukiman warga dan lokasi strategis yang berpotensi mengalami genangan. Selain itu, warga memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam membuat, mengisi, dan merawat biopori sebagai media resapan air serta pengomposan sampah organik. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap 100 titik biopori, dokumentasi lapangan, dan diskusi singkat dengan 15 perwakilan warga serta perangkat kelurahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif kegiatan ini karena biopori dinilai mudah dibuat, murah, dan bermanfaat untuk mengurangi sampah organik rumah tangga. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa biopori dapat menjadi solusi sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan untuk mendukung konservasi air, pengelolaan sampah organik, serta mitigasi genangan berbasis partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2026