Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra
Vol 21, No 1: Mei 2026

Symbolic Violence in the Meaning of the Song Tana Mbate De: A Bourdieusian Discourse Analysis

Mauritio Pamungkas (Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Lagu “Tana Mbate De” merupakan karya seni berbahasa Manggarai yang lahir sebagai respon terhadap dinamika sosial dan konflik agraria akibat maraknya investasi dan proyek pembangunan berskala besar di Flores, khususnya penetapan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Penelitian ini bertujuan untuk membongkar wacana kekerasan simbolik yang tersembunyi di balik narasi pembangunan melalui analisis lirik lagu tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pisau analisis wacana Pierre Bourdieu yang meliputi konsep arena, modal, dan habitus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini merepresentasikan pertarungan antara habitus masyarakat lokal (yang memandang tanah sebagai warisan leluhur dan identitas kultural) melawan habitus kelas dominan (pemerintah dan investor yang memandang tanah sebagai komoditas kapital). Kekerasan simbolik teridentifikasi melalui pemaksaan standar “modernitas” dan “pembangunan” yang memarginalkan kearifan lokal, di mana dominasi ini sering kali tidak disadari oleh masyarakat (misrecognition). Lagu ini berfungsi sebagai vox populi dan bentuk resistensi serta konsientisasi sosial bagi masyarakat Manggarai untuk menyadari adanya dominasi terselubung dalam kebijakan pariwisata yang eksploitatif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nusa

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal NUSA adalah jurnal nasional terakreditasi Sinta Kemristekdikti yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, jurnal NUSA menerima dan memuat artikel mengenai Sastra Indonesia, Kajian Bahasa, Linguistik Teoritis, Linguistik Terapan, Sastra ...