Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia
Vol 14 No 2 (2025): JPFI

POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN VARIASI EKSTRAK ETANOL DAUN KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DARI DAERAH MUARO LABUH DENGAN METODE DPPH

Fathnur Sani Kasmadi (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi)
Bima Arya Nugraha (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi)
M.Rifqi Efendi (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi)
Entang Komalasari (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi)
Tri Nadia Putri (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Antioksidan berfungsi sebagai penstabil dengan cara memberikan elektron yang mampu menghambat reaksi berantai radikal bebas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa variasi pelarut etanol yang digunakan dan lokasi tumbuh suatu tanaman mempengaruhi aktivitas antioksidan dari tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi aktivitas antioksidan dari variasi ekstrak etanol daun kayu manis (25%, 50% dan 100%). Metode yang digunakan untuk pengujian aktivitas antioksidan adalah metode DPPH dengan kontrol positif yang digunakan adalah vitamin C. Hasil menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok. Dimana ekstrak etanol 25% memiliki antivitas antioksidan yang sangat kuat (IC50 = 38,24 ± 0,67 ppm), sedangkan ekstrak etanol 50% (IC50 = 123,17 ± 0,83 ppm) dan 100% (IC50 = 136,18 ± 2,51 ppm) dari daun kayu manis memiliki aktivitas sedang. Antioxidants function as stabilizers by providing electrons that can inhibit free radical chain reactions. Previous studies have shown that variations in ethanol solvents used and the location where a plant grows affect the antioxidant activity of the plant. This study aims to identify the antioxidant activity of variations in cinnamon leaf ethanol extract (25%, 50% and 100%). The method used to test antioxidant activity is the DPPH method with the positive control used being vitamin C. The results showed significant differences between groups. Where 25% ethanol extract has very strong antioxidant activity (IC50 = 38.24 ± 0.67 ppm), while 50% ethanol extract (IC50 = 123.17 ± 0.83 ppm) and 100% (IC50 = 136.18 ± 2.51 ppm) from cinnamon leaves have moderate activity.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpfi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia adalah publikasi ilmiah berkala yang terbit dua kali dalam satu tahun (September dan Maret) dan menggunakan sistem peer-riview dalam seleksi makalah. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia menerima naskah publikasi tentang hasil penelitian, survei dan telaah pustaka ...