Perkembangan media sosial berbasis algoritma telah mengubah pola konsumsi informasi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan yang aktif menggunakan platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Namun, tingginya intensitas penggunaan media sosial belum diiringi dengan pemahaman yang memadai mengenai cara kerja algoritma dalam menentukan distribusi konten digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi algoritmik siswa melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis pengalaman langsung. Program dilaksanakan di SMK Techno Media, Kota Tangerang Selatan, dengan melibatkan 27 siswa/siswi sebagai peserta. Metode kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, observasi feed media sosial peserta, diskusi kelompok, dan refleksi bersama terkait pola konsumsi media digital sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai hubungan antara aktivitas digital pengguna dengan sistem rekomendasi algoritmik pada media sosial. Siswa mulai memahami bahwa konten digital tidak muncul secara netral, tetapi dipengaruhi oleh sistem personalisasi berbasis data pengguna. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya sikap yang lebih kritis terhadap konten viral, pola konsumsi media yang repetitif, serta distribusi informasi digital di media sosial. Program ini menunjukkan bahwa literasi algoritmik memiliki relevansi penting dalam penguatan literasi digital generasi muda di era komunikasi berbasis platform digital.
Copyrights © 2026