Sungai Cikakembang, sebagai anak Sungai Citarum di bagian hulu, mengalami pencemaran berat akibat limbah industri tekstil dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pencemaran terhadap kualitas air serta merumuskan alternatif strategi pengendalian menggunakan pemodelan QUAL2Kw. Studi ini mengintegrasikan parameter COD, yang belum dievaluasi pada studi terdahulu, karena tingginya konsentrasi bahan organik dari limbah tekstil berpotensi menyebabkan penurunan oksigen terlarut secara signifikan. Sampel air diambil dari 12 titik sepanjang sungai untuk menganalisis DO, BOD, COD, dan NH3-N. Parameter tersebut kemudian dimodelkan menggunakan QUAL2Kw, yaitu perangkat lunak berbasis spreadsheet yang memudahkan proses kalibrasi dan validasi model dengan data lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas air berada dalam kondisi buruk, dimana parameter-parameter tersebut tidak memenuhi Standar Baku Mutu Air Sungai Kelas II. Simulasi empat skenario pengendalian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas air terjadi hanya pada segmen hulu, sedangkan segmen hilir masih memerlukan strategi pengelolaan tambahan yang lebih komprehensif. Penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan teknologi pengolahan limbah, pengawasan ketat terhadap industri, dan monitoring rutin untuk memastikan keberlanjutan kualitas air Sungai Cikakembang.
Copyrights © 2026