Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program ketahanan pangan di Desa Bangun Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program ketahanan pangan merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan peternakan sapi yang dikelola oleh pemerintah desa bekerja sama dengan BUMNag dan masyarakat sebagai penerima bantuan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di Desa Bangun Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala desa, pengurus BUMNag, serta masyarakat yang menjadi peserta program. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program ketahanan pangan di Desa Bangun telah dilaksanakan melalui kegiatan peternakan sapi yang didukung oleh kebijakan pemerintah desa serta alokasi dana desa. Namun pelaksanaan program tersebut belum berjalan secara optimal karena masih terdapat beberapa kendala, seperti, sumber daya alam, kurangnya sosialisasi program kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya pakan ternak, rendahnya minat masyarakat untuk berpartisipasi, serta kurangnya pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat penerima bantuan.
Copyrights © 2026