Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi pada sektor jasa, termasuk layanan laundry. Laundry Mbak Suprih masih menggunakan pencatatan manual untuk transaksi dan pendataan pelanggan, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan input, keterlambatan layanan, serta kesulitan dalam penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan merancang desain antarmuka aplikasi laundry berbasis web yang terstruktur, sederhana, dan mengutamakan kebutuhan pengguna. Pendekatan User Centered Design diterapkan dalam proses perancangan yang meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, perumusan kebutuhan sistem, pembuatan prototipe antarmuka, dan evaluasi desain melalui penilaian langsung oleh pemilik usaha. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa desain antarmuka yang dikembangkan mudah dipahami, sesuai alur kerja operasional, dan membantu meningkatkan efisiensi proses pencatatan serta pemantauan layanan. Novelty penelitian ini terletak pada rancangan antarmuka yang dibuat berdasarkan konteks operasional UMKM laundry lokal, bukan adaptasi dari aplikasi serupa yang telah ada. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berupa rancangan antarmuka yang lebih relevan, ringkas, dan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem lebih lanjut.
Copyrights © 2026