Jurnal Kesehatan Republik Indonesia
Vol 3 No 7 (2026): JKRI - Juni 2026

Kejang Neonatorum Akibat Hypoxic Ischemic Encephalopathy Grade II Dengan Pneumonia Neonatorum Pada Bayi Cukup Bulan

Muhammad Ridwan Monisa (Universitas Pattimura)
Sophia Sri Wahyuni Djoko (Universitas Pattimura)
Rifah Zafarani Soumena (Universitas Pattimura)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2026

Abstract

Hypoxic-Ischemic Encephalopathy (HIE) merupakan penyebab utama kejang neonatorum pada neonatus cukup bulan dan dapat menimbulkan morbiditas neurologis jangka panjang. Asfiksia perinatal menyebabkan edema serebri, gangguan metabolik, dan kejang. Pneumonia neonatorum dan sepsis neonatal awitan dini (SNAD) dapat memperberat cedera hipoksik-iskemik melalui hipoksemia dan inflamasi sistemik. Seorang neonatus laki-laki usia 17 hari dirujuk ke RSUP Leimena dengan kejang sejak hari kedua kehidupan. Lahir spontan di rumah, ketuban hijau, lilitan tali pusat satu kali, tidak langsung menangis, APGAR score 5/8. Pemeriksaan laboratorium awal: leukositosis 31,69 ×10³/µL, neutrofilia 76,9%, IT ratio 25%. Foto toraks: infiltrat tipis infrahiler kanan. MSCT kepala: brain edema, hilangnya diferensiasi grey-white matter. Pasien menerima ventilasi mekanik, fenobarbital, diazepam, manitol, cefotaxime, amikasin, dan metronidazol. Kondisi membaik secara bertahap.Kejang neonatorum terutama disebabkan HIE grade II akibat asfiksia perinatal. Pneumonia dan SNAD memperberat kondisi melalui hipoksia dan inflamasi sistemik. Terapi komprehensif memberikan luaran klinis yang baik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkri

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Veterinary

Description

Jurnal Kesehatan Republik Indonesia: JKRI menghadirkan pandangan holistik terhadap berbagai bidang ilmu kesehatan di Republik Indonesia, mencerminkan keragaman dan kemajuan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan fokus dan scope yang merangkum semua aspek ilmu kesehatan, jurnal ini ...