Hypoxic-Ischemic Encephalopathy (HIE) merupakan penyebab utama kejang neonatorum pada neonatus cukup bulan dan dapat menimbulkan morbiditas neurologis jangka panjang. Asfiksia perinatal menyebabkan edema serebri, gangguan metabolik, dan kejang. Pneumonia neonatorum dan sepsis neonatal awitan dini (SNAD) dapat memperberat cedera hipoksik-iskemik melalui hipoksemia dan inflamasi sistemik. Seorang neonatus laki-laki usia 17 hari dirujuk ke RSUP Leimena dengan kejang sejak hari kedua kehidupan. Lahir spontan di rumah, ketuban hijau, lilitan tali pusat satu kali, tidak langsung menangis, APGAR score 5/8. Pemeriksaan laboratorium awal: leukositosis 31,69 ×10³/µL, neutrofilia 76,9%, IT ratio 25%. Foto toraks: infiltrat tipis infrahiler kanan. MSCT kepala: brain edema, hilangnya diferensiasi grey-white matter. Pasien menerima ventilasi mekanik, fenobarbital, diazepam, manitol, cefotaxime, amikasin, dan metronidazol. Kondisi membaik secara bertahap.Kejang neonatorum terutama disebabkan HIE grade II akibat asfiksia perinatal. Pneumonia dan SNAD memperberat kondisi melalui hipoksia dan inflamasi sistemik. Terapi komprehensif memberikan luaran klinis yang baik.
Copyrights © 2026