Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha produk Kripnyos (keripik salak) di PT Nuwansa Glorie Grup dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas untuk memetakan model bisnis perusahaan, serta analisis SWOT, Internal Factor (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan Blue Ocean Strategy untuk merumuskan strategi pengembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IFE sebesar 2,64 yang menunjukkan bahwa kondisi internal perusahaan berada pada kategori cukup kuat. Sementara itu, nilai EFE sebesar 2,88 menunjukkan bahwa perusahaan mampu merespons peluang dan ancaman dari lingkungan eksternal dengan cukup baik. Berdasarkan analisis SWOT, posisi perusahaan berada pada kuadran Strength–Opportunity (SO), yang menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kekuatan internal yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan peluang yang ada di pasar. Strategi yang dapat diterapkan antara lain pengembangan inovasi produk, peningkatan kualitas pemasaran, pemanfaatan teknologi digital dalam promosi, serta perluasan jaringan distribusi. Dengan demikian, penerapan strategi yang tepat melalui pendekatan Business Model Canvas diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha Kripnyos secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar.
Copyrights © 2026