Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penyampaian materi ajar yang masih menggunakan LKS sehingga kurang menarik minat baca dan keaktifan peserta didik, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar IPAS materi perubahan bumi akibat bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan buku ajar berbasis Augmented Reality dan mengetahui hasil belajar peserta didik setelah penggunaan buku ajar berbasis Augmented Reality. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Validasi dilakukan oleh dua ahli validator, yakni satu dosen sebagai ahli media dan satu wali kelas sebagai ahli materi. Teknik pengumpulan data meliputi lembar angket validasi dan lembar tes hasil belajar (pretest & posttest). Teknik pengumpulan data meliputi angket validasi dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan media sebesar 96% dan materi sebesar 90%, keduanya dalam kategori sangat layak. Uji kelompok kecil memperoleh persentase 91% dengan kategori sangat layak. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest 70,09 dan posttest 90,91 dengan kenaikan 29,7%. Nilai NGain sebesar 0,72 termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, buku ajar berbasis Augmented Reality dinyatakan sangat layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V.
Copyrights © 2026