Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penggunaan teknologi terhadap kemampuan literasi digital siswa kelas IX SMP dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh siswa maupun guru, serta menggambarkan persepsi mereka terhadap penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada ±50 responden siswa kelas IX SMP yang telah mengalami PJJ. Data kuantitatif dianalisis menggunakan stastik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berperan strategis dalam meningkatkan akses sumber belajar dan keterampilan literasi digital siswa secara umum, namun kemampuan berpikir kritis dan evaluasi informasi digital masih perlu ditingkatkan. Kendala utama yang ditemukan meliputi ketidakstabilan koneksi internet, keterbatasan perangkat, serta minimnya kompetensi digital guru. Persepsi siswa terhadap penggunaan teknologi cenderung positif, meskipun kecenderungan penggunaan perangkat untuk hiburan masih dominan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih adaptif dan berbasis teknologi.
Copyrights © 2026