Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kualitas desain grafis pada media pembelajaran digital terhadap motivasi dan hasil belajar siswa SMP kelas VIII pada materi Sistem Pencernaan Manusia. Pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental desain pretest-posttest control group digunakan. Sampel terdiri dari 54 siswa, yaitu 27 siswa kelas 8.5 sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan media digital berkualitas desain grafis tinggi, dan 27 siswa kelas 8.2 sebagai kelompok kontrol yang menggunakan media standar dengan konten identik. Instrumen penelitian berupa 25 butir soal pilihan ganda dan angket motivasi ARCS 24 butir skala Likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan: (1) rata-rata post-test kelompok eksperimen 86,11 (N-gain=0,67, kategori Sedang) dan kontrol 90,19 (N-gain=0,76, kategori Tinggi); (2) motivasi ARCS eksperimen 4,08 dan kontrol 4,15, keduanya berkategori Tinggi; (3) uji t independen tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (post-test: t=−1,27, p=0,210; motivasi: t=−0,34, p=0,733); namun kelompok eksperimen unggul pada dimensi Attention (4,17 vs 3,82) dan Relevance (4,21 vs 3,99). Kualitas desain grafis memberikan pengaruh positif pada komponen perhatian siswa meski belum signifikan secara statistik dalam satu pertemuan pembelajaran.
Copyrights © 2026