Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) merupakan infrastruktur penting dalam penyelenggaraan layanan akademik di perguruan tinggi. Gangguan pada modul registrasi akademik, khususnya proses belanja Kartu Rencana Studi (KRS) secara online, dapat menghambat kelancaran proses akademik mahasiswa secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko pada modul registrasi akademik SIAKAD menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018, guna mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko, serta menyusun usulan perlakuan risiko yang sesuai. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 74 responden mahasiswa pengguna SIAKAD. Hasil identifikasi menunjukkan delapan risiko utama, meliputi status pembayaran tidak sinkron (R1), validasi bentrok jadwal tidak berjalan (R2), sistem lambat saat jam sibuk (R3), KRS hilang atau gagal tersimpan (R4), web SIAKAD error (R5), mata kuliah tidak muncul di menu belanja (R6), gagal login (R7), serta informasi jadwal atau dosen tidak sesuai (R8). Analisis risiko dilakukan berdasarkan nilai likelihood dan impact skala 1 hingga 5. Hasil evaluasi menunjukkan tujuh risiko berada pada kategori tinggi dan satu risiko pada kategori menengah, dengan risiko tertinggi adalah R3 yang memperoleh nilai risiko 16. Perlakuan risiko yang diusulkan mencakup penguatan kapasitas server, integrasi pembayaran secara real-time, fitur auto-save, validasi otomatis jadwal, dan penambahan keamanan login. Penelitian ini membuktikan bahwa ISO 31000 efektif sebagai kerangka kerja manajemen risiko pada sistem informasi akademik.
Copyrights © 2026